Sumber: www.AnneAhira.com
Perkembangan teknologi senantiasa mewarrnai kehidupan kita. Berbagai inovasi dilakukan untuk menunjang kehidupan dan memberikan kenyamanan bagi para penggunanya. Salah satu inovasi yang dilakukan yaitu terhadap barang-barang elektronik, terutama komputer.
Komputer dengan segala perangkat kerasnya terus dikembangkan menjadi sebuah teknologi yang canggih dan mengagumkan. Kecanggihannya terlihat dari kemampuannya mendukung berbagai jenis profesi dan gaya hidup. Keindahannya terlihat dari berbagai jenis monitor dan aksesoris lainnya dengan segala keunggulannya.
Monitor komputer adalah bagian yang penting dari sebuah perangkat komputer. Oleh karena itu, para peneliti komputer terus mengembangkannya agar dihasilkan monitor yang berkapasitas optimal.
Apa Itu TFT Monitor?
Pernahkah Anda mendengar istilah TFT monitor? TFT monitor adalah monitor komputer yang menggunakan teknologi thin-film transistor untuk layar LCD utama. Monitor LCD atau disebut juga panel layar datar menggantikan tabung sinar katoda atau cathode ray tube (CRT) sebagi pilihan tampilan pada komputer.
Keunggulan TFT Monitor
Saat ini hampir seluruh monitor LCD menggunakan teknologi TFT. Sebelum menggunakan teknologi TFT, monitor LCD pasif matriks tidak bisa menampilkan gambar yang bergerak cepat. Jika mouse di-drag dari titik A ke titik B, mouse akan menghilang di antara kedua titik tersebut.
Dengan menggunakan teknologi TFT, mouse dapat dideteksi. Hal ini memungkinkan monitor untuk menghasilkan tampilan yang dapat digunakan untuk game, video, atau bentuk multimedia lainnya.
Setiap TFT monitor memiliki sebuah transistor yang kecil dan terpisah untuk setiap piksel pada tampilan. Karena transistornya kecil, jumlah energi listrik yang digunakan untuk mengendalikannya pun kecil. Hal ini memungkinkan menggambar ulang tampilan dengan sangat cepat karena gambar kembali di-paint atau di-refresh beberapa kali per detik.
Kelemahan TFT Monitor
TFT monitor yang berukuran 17 inci memiliki sekitar 1,3 juta piksel dan 1,3 juta transistor. Dengan jumlah sebanyak ini, kemungkinan besar terdapat satu atau dua transistor yang tidak berfungsi dalam satu panel.
Sebuah TFT monitor bisa saja memiliki “piksel mati”. Piksel mati adalah sebuah piksel yang transistornya tidak berfungsi sehingga tidak menghasilkan tampilan apa pun. Di latar belakang warna hitam pekat, piksel mati dapat berupa titik-titik kecil berwarna merah, biru, atau putih.
Para produsen TFT monitor kebanyakan tidak akan mengganti monitor yang memiliki kurang dari 11 piksel mati. Para pembeli TFT monitor tentunya sangat berharap tidak ada pikesl mati di TFT monitor yang dibelinya. Piksel mati ini hanya tampak pada posisi kritis di layar.
Jika Anda berniat membeli TFT monitor, bijak kiranya jika Anda mencari info terlebih dahulu tentang produk yang akan Anda beli. Info dapat diperoleh dari situs ritel online populer lengkap dengan ulasan mengenai produk yang bersangkutan.

